Conte frustasi dengan kebijakan manajemen Chelsea

Langkah Frustasi Chelsea Untuk Datangkan Pemain Baru

Berstatus sebagai jawara Liga Premier Inggris musim lalu, Chelsea menanggung beban yang cukup berat di musim yang akan datang. Kondisi ini sama seperti ketika The Blues mempersiapkan musim 2015-2016 usai mereka berhasil menjuarai Liga Inggris musim sebelumnya, yakni 2014-2015. Kala itu, Chelsea terlena dengan prestasi yang mereka raih mereka di musim sebelumnya.

Chelsea gagal datangan pemain incaran Conte
Chelsea gagal datangan pemain incaran Conte

Mengantisipasi terulangnya kejadian serupa pada wakti itu, Manajer Chelsea, Antonio Conte pun segera bergerak meracik skuad untuk musim depan. Namun sepertinya impian Conte untuk membentuk skuad The Blues sesuai dengan keinginannya semakin menjauh. Ini disebabkan oleh kebijakan transfer pihak manajemen klub yang dinilai tidak sejalan dengan apa yang menjadi target Conte.

Pihak klub gagak untuk mendatangkan pemain yang diinginkan Conte seperti Romelu Lukaku. Sekian lama menjadi target, sang pemain justru memilih berbelok ke rival The Blues, yakni Manchester United. Karena itu, menyusul kegagalan tersebut mulai santer beredar rumor bahwa pelatih berkebangsaan Italia tersebut mulai tidak betah berada di Stamford Bridge.

Bentrokan Conte dengan Manajemen Chelsea

Seorang pengamat sepakbola, Julien Laurens menilai bahwa Antonio Conte mulai terlihat frustrasi dengan manajemen Chelsea. Hal tersebut disebabkan oleh kebijakan transfer pemain yang dilakukan manajemen. Laurens menilai bahwa klub melakukan kebijakan yang tidak sejalan dengan keinginan Conte dalam membangun skuad The Blues musim ini.

Conte frustasi dengan kebijakan manajemen Chelsea
Conte frustasi dengan kebijakan manajemen Chelsea

Sebelumnya, Antonio Conte telah memberikan daftar kepada manajemen klub tentang pemain targetnya pada bursa transfer musim panas 2017. Deretan pemain yang jadi incaran Conte tersebut di antaranya adalah Kalidou Koulibaly (Napoli), Leonardo Bonucci (Juventus), Romelu Lukaku (Everton) dan Tiemoue Bakayoko (AS Monaco).

Akan tetapi, pihak klub ternyata gagal mengamankan para pemain yang menjadi target mantan pelatih Juventus tersebut. Romelu Lukaku yang sudah lama menjadi target Conte justru memutuskan untuk bergabung ke Manchester United. Selain itu, negosiasi dengan gelandang Monaco, Bakayoko belum juga menemukan titik terang.

“Pada bursa transfer kali ini, ia menginginkan Lukaku, namun sang pemain justru bergabung dengan klub rival, Manchester United. Sama halnya dengan Bakayoko yang kabarnya masih terus menjadi spekulasi,” ujar Laurens saat ditayakan oleh media olahraga setempat.

Chelsea Datangkan Pemain Yang Bukan Keinginan Conte

Jika kita memperhatikan, entah apa yang menjadi alasan pihak manajemen klub Chelsea yang mendatangkan pemain yang bukan pemintaan Conte. Terlihat dari keputusan manajemen yang justru lebih memilih mendatangkan Antonio Rudiger dari AS Roma ketimbang dua bek yang diinginkan Conte, yaitu Koulibaly dan Bonucci dari Napoli dan Juventus.

Gagal datagkan Lukaku, Chelsea incar Andrea Belotti
Gagal datagkan Lukaku, Chelsea incar Andrea Belotti

“Antonio Conte mulai frustrasi di Chelsea. Pada bursa transfer musim panas 2016, ia secara jelas menginginkan Koulibaly dan Bonucci. Tetapi pihak klub bisa memperbaiki keadaan dengan mendatangkan David Luiz. Lalu pada Januari 2017, Conte menginginkan Fernando Llorente yang lagi-lagi gagal didatangkan klub.”¬†ujar Julien Laurens.

Dan lagi kini bukannya segera bernegosiasi dengan penyerang Real Madrid, Alvaro Morata, Chelsea justru mengumumkan pemain incaran terbarunya. Adalah sosok penyerang Torino yang sedang naik daun, Andrea Belotti. Sungguh merupakan perjudian yang tida perlu, mengingat sosok Morata memiliki catatan lebih menakjubkan bersama Real Madrid.

Belotti merupakan penyerang muda Italia yang tampil apik sepanjang musim 2016-2017. Meski baru berusia 23 tahun, Belotti sukses menciptakan 28 gol dan delapan assist dari 38 pertandingan di berbagai ajang bersama Torino. Atas raihan positif tersebut, pihak Torino pun membandrol sang pemain dengan harga mencapai100 juta euro (Rp 1,53 miliar).